Mengajari Cucak Hijau Makan Voer Dalam Waktu Singkat

 
Banyak yang mengatakan bahwa cucak hijau atau biasa disebut cucak ijo (ci) lebih baik tidak diberi makan voer dan hanya boleh diberi buah-buahan saja seperti pisang, apel, dll. Alasannya adalah karena apabila diberi makan voer akan mengurangi volume suara ataupun kualitas kicauannya. Benarkah itu?
Penulis tidak akan menyerukan mana yang benar atau mana yang salah, tapi menurut sepengetahuan penulis selama mengikuti dan mengamati lomba ataupun latber burung kelas cucak hijau, burung yang dilombakan tersebut hampir semua diberi makan voer, dan buah2an atau serangga hanya sebagai extra food saja dalam perawatan harianya. Jadi anda bisa menilai sendiri.

Nah, berhubungan dengan itu, kali ini penulis akan mendeskripsikan bagaimana caranya mengajari burung cucak hijau kita agar bisa makan voer total dengan waktu yang singkat berdasarkan pengalaman penulis dan tentu saja informasi ini untuk pecinta cucak hijau yang momongan cucak hijaunya belum bisa makan voer.
 Sebenarnya banyak cara untuk membuat cucak hijau kita makan voer dan apabila kita browsing diinternet kita bisa mendapatkan berbagai metode mengenai hal itu. Namun, keberhasilan itu tergantung kita sendiri. Berikut penulis akan memaparkan beberapa metode yang sering orang gunakan.

1. Menempel Voer ke Buah Pisang
Menempel atau menusukkan voer ke buah pisang tunjuanya yaitu apabila si "ci" makan pisang berharap voernya bisa termakan juga. Terus tiap hari seperti itu hingga si "ci" terbiasa makan voer tidak perduli kita capek penempel satu persatu voer ke dalam pisang. 
Hasil : Si "ci" tetap makan pisang sedangkan voer yang ditusukan ke dalam buah pisang dibuangnya, perlu waktu lama untuk membuat ci ngevoer.

2. Memberi Kroto dengan Voer Halus
Memberi Kroto yang dicampurkan dengan voer yang sudah dihaluskan di dalam cepuk pakan tujuannya adalah ketika si "ci" makan kroto diharapkan voer tersebut bisa termakan kemudian tiap hari takaran kroto dikurangi sedangkan voer ditambah.
Hasil : Si "ci" mematuk-matuk kroto tersebut tetapi dia membuang voernya dengan cara menyiprat-nyipratkannya. Dan ditakutkan kalau si "ci" tidak mau menyentuh sama sekali tempat pakan.

3. Mengaduk Voer & Pisang didalam Cepuk Pakan
Yang harus kita lakukan adalah memilih pisang yang lunak tapi tidak terlalu matang lalu masukan ke dalam cepuk pakan, campurkan voer kira-kira sepertiganya pisang kemudian di aduk sampai voer menyatu dengan pisang. Berikan pagi hari dan sore dengan olahan baru. Hari berikutnya lakukan hal yang sama dengan mengurangi porsi pisang dan memperbanyak porsi voer.
Hasil : Si "ci"sedikit demi sedikit makan pakan tersebut dan kotorannya mulai bercampur dengan voer, pada hari ketiga si ci rata-rata sudah ngevoer.

Itulah beberapa metode dalam mengajari ci makan voer, namun demikian semua orang punya cara dan pemikiran sendiri yang mungkin lebih efektif. Salam kicau








Menurut agan:

4 comments:

  1. ko bersambung sihh...lanjutin lg dong..hehe

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Kalau untuk cucak hijau pilih kadar proteinnya yg tidak terlalu tinggi, misal 10 - 17%. Banyak ko om merknya, mahal/murahnya ga jaminan, yg penting higienis dan tidak mengandung zat kimia atau pewarna. Om Hedra tinggal pilih aja salah satu.
      Jangabn lupa dikasih EF buah2an dan serangga.

      Delete