Kamus

Jumat, 20 Juli 2012

Mengajari Cucak Hijau Makan Voer Dalam Waktu Singkat

 
Banyak yang mengatakan bahwa cucak hijau atau biasa disebut cucak ijo (ci) lebih baik tidak diberi makan voer dan hanya boleh diberi buah-buahan saja seperti pisang, apel, dll. Alasannya adalah karena apabila diberi makan voer akan mengurangi volume suara ataupun kualitas kicauannya. Benarkah itu?
Penulis tidak akan menyerukan mana yang benar atau mana yang salah, tapi menurut sepengetahuan penulis selama mengikuti dan mengamati lomba ataupun latber burung kelas cucak hijau, burung yang dilombakan tersebut hampir semua diberi makan voer, dan buah2an atau serangga hanya sebagai extra food saja dalam perawatan harianya. Jadi anda bisa menilai sendiri.

Nah, berhubungan dengan itu, kali ini penulis akan mendeskripsikan bagaimana caranya mengajari burung cucak hijau kita agar bisa makan voer total dengan waktu yang singkat berdasarkan pengalaman penulis dan tentu saja informasi ini untuk pecinta cucak hijau yang momongan cucak hijaunya belum bisa makan voer.
 Sebenarnya banyak cara untuk membuat cucak hijau kita makan voer dan apabila kita browsing diinternet kita bisa mendapatkan berbagai metode mengenai hal itu. Namun, keberhasilan itu tergantung kita sendiri. Berikut penulis akan memaparkan beberapa metode yang sering orang gunakan ataupun menurut informasi yang ada diinternet.

1. Menempel Voer ke Buah Pisang
Menempel atau menusukkan voer ke buah pisang tunjuanya yaitu apabila si "ci" makan pisang berharap voernya bisa termakan juga. Terus tiap hari seperti itu hingga si "ci" terbiasa makan voer tidak perduli kita capek penempel satu persatu voer ke dalam pisang. 
Hasil dilapangan: Si "ci" tetap makan pisang sedangkan voer yang ditusukan ke dalam buah pisang dibuangnya. Kalau beruntung selama 1 bulan "ci" kita sudah bisa makan voer

2. Memberi Kroto dengan Voer Halus
Memberi Kroto yang dicampurkan dengan voer yang sudah dihaluskan di dalam cepuk pakan tujuannya adalah ketika si "ci" makan kroto diharapkan voer tersebut bisa termakan kemudian tiap hari takaran kroto dikurangi sedangkan voer ditambah.
Hasil dilapangan: Si "ci" mematuk-matuk kroto tersebut tetapi dia membuang voernya dengan cara menyiprat-nyipratkannya. Dan yang lebih parah lagi kalau si "ci" tidak mau menyentuh sama sekali tempat pakan. Kalau beruntung selama 1 bulan "ci" kita sudah bisa makan voer

3. Mengaduk Voer & Pisang didalam Cepuk Pakan
Bersambung.....








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar